kesadaran_masyarakt_belat_membawa_balita_ke_posyandu_masih_rendah

Kundur News – KARIMUN – Kesadaran masyarakat di Kecamatan Belat untuk membawa balita ke posyandu masih minim, dari 518 balita yang terdata se Kecamtan Belat, hanya 441 balita yang datang setiap bulannya atau mencapai 85 persen.

Kepala Puskesmas Belat, Surawan mengatakan, presentase tersebut didapat pada April kemarin. Dia mengaku setiap bulannya tak jauh dari perolehan angka kunjungan pada bulan kemarin. Sehingga dinyatakan kesadaran masyarakt masih kurang untuk membawa anaknya ke posyandu.

Kondisi itu semakin nampak ketika anak semakin membesar namun masih pada usia wajib imunisasi. “Kebanyakan masyarakat mulai malas membawa anaknya untuk dicatat pertumbuhannya dalam kegiatan Posyandu. Alasannya rata-rata orang tua lebih banyak kesibukan diluar karena pekerjaan, sehingga tidak sempat mengantar buah hati ke Posyandu,” kata Surawan.

BACA :  Anak yang epilepsi miliki risiko kematian lebih tinggi!

Menurutnya, upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar rajin membawa anak ke Posyandu tetap dilakukan. Bahkan pada beberapa kali kesempatan dalam agenda pertemuan advokasi kerap disampaikan soal rendahnya kunjungan balita ke Posyandu.

“Cara menyiasatinya adalah dengan menyiapkan kader Posyandu untuk mendatangi rumah-rumah penduduk. Strategi ini mudah-mudahan ampuh karena sejalan dengan beberapa progam Puskesmas Belat,” katanya.*