KARIMUN – Seluruh Satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se Kabupaten Karimun dinyatakan siap melaksanakan Kurikulum 13, yang akan dimulai pada tahun ajaran baru 2018-2019 atau usai liburan lebaran Idul Fitri mendatang.

Untuk menyiapkan SDM dalam penerapannya, Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Karimun menggelar verifikasi dan sosialsiasi kurikulum K 13, yang digelar di Sekretariat Himpaudi Kabupaten Karimun di Kelurahan Lubuk Semut Kecamatan Karimun, Selasa (5/6), dengan menghadirkan penilik atau pengawas Paud Dinas PendidikanKabupaten Karimun sebagai pemateri.

Ketua HIMPAUDI Kabupaten Karimun, Nyimas Novi Ujiani mengatakan, kegiatan tersebut adalah sebagai bentuk untuk melihat kesiapan seluruh SDM dalam penerapan K 13 PAUD.

BACA :  Oknum Guru SMA Negeri 1 Kundur diDuga Melakukan Korupsi Berjamaah. Polres dan Kejaksaan diminta segera periksa dana APBN Tersebut !

“Makanya saya minta kepada Disdik menjelaskan kepada para guru PAUD. Tujuannya adalah memberikan informasi tentang kurikulum lanjutan, bagaimana tatacara dan penerapan di lapangan nanti,” jelasnya.

Sementara, Penilik PAUD Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Razali mengatakan, pihaknya perlu menjelaskan mengenai verifikasi Kurikulum K 13 khususnya pada PAUD dan non formal atau kelompok bermain dan Pos PAUD.

“Kita menjelaskan mengenai dokumen apa saja yang diperlukan, mulai dari cover sampai kepada lampirannya. Jadi kita jelaskan satu persatu, halaman pengesahannya, dokumen bagian satu, dokumen dua dan lainnya. Materi-materinya ya tentang kurikulum K 13 Paud, hari ini kami verifikasi terhadap lembaga itu, apa yang harus dilengkapi oleh lembaga tersebut,” jelas Razali.

BACA :  Tahun Ajaran Baru : SMU Negeri 1 Kundur, diduga Lakukan Pungli Atau Raup uang Haram !

Menurut Razali, semua PAUD wajib menjalankan program itu agar PAUD di Kabupaten Karimun lebih baik dan lebih terarah. Sebelum penerapan metode K 13, saat ini seluruh PAUD masih menggunakan kurikulum 2006 atau KTSP, kalau sekarang K 13 PAUD, sudah beda dan jauh sekali dengan K 13.

“Kesiapan SDM sudah sangat siap. Apa lagi akhir-akhir ini Himpaudi sangat gencar membina semua SDM yang dimiliki. Sehingga pengelola lebih bersemangat. Karena kurikulum ini ruh dalam satu lembaga.(*)