Sesi foto bersama usai doa bersama atau istilah sedekah laut di pantai Sawang Laut
Sesi foto bersama usai doa bersama atau istilah sedekah laut di pantai Sawang Laut

Sawang – Mengambil istilah ‘Sedekah Laut’, sebagai salah satu kearifan lokal masyarakat nelayan di pulau Kundur Kabupaten Karimun masih menjadi tradisi yang terus dipertahankan di era digitalisasi sekarang. Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan Batu Tuan Desa Sawang Laut Kecamatan Kundur Barat, mempertahankan tradisi sedekah laut tersebut, yang diisi dengan ritual, silaturahmi serta doa bersama yang dilaksanakan di pantai Tuah Kobel, (24/9/20).

Kegiatan sedekah laut masyarakat nelayan tersebut, merupakan tradisi turun temurun dari orang tua mereka terdahulu yang sudah biasa dilakukan oleh masyarakat nelayan khususnya Kelompok Nelayan Batu Tuan Desa Sawang Laut, yang dilakukan dalam setiap tahunya. Hal itu sekarang masyarakat lebih menyebutnya Do’a bersama dalam artian sebagai ungkapan rasa syukur mereka masyarakat nelayan kepada Tuhan Yang maha Esa atas segala limpahan karunia dan keselamatan dalam beraktifitas dilaut, sehingga masyarakat sampai saat ini tetap menjalankannya sebagai tradisi dan kearifan lokal.

BACA :  Bersama HIMAP2K Kundur Tins Cycling Club Kundur (TCC KUNDUR) Menanam Mangrove

Kegiatan do’a bersama ini berlangsung khidmad dan tetap melaksanakan protokol kesehatan. General Manager PT Timah Tbk Wilayah Kepri dan Riau, Robertus Bambang Susilo, besrta staf terlihat khidmat mengikuti rangkaian acara tersebut, tampak juga dihadiri oleh Camat Kundur Barat Murnizam, Kepala UPT Perikanan Kecamatan Kundur, Elva, Bhabinsa Sawang Laut, Yadi Mulyadi, Ketua KUB Batu Tuan Supiyanto, serta masyarakat nelayan Desa Sawang Laut.

BACA :  PT Timah Tbk Adalah BUMN Pertama Mencanangkan BUMN Tangguh Covid-19

Dalam kesempatan tersebut Robertus Bambang menyampaikan ungkapan kegembiraanya karena masyarakat disekitar wilayah operasional PT Timah tetap melestarikan adat budaya asli masyarakat setempat yang sudah turun temurun dari nenek moyang mereka, agar dapat dikenal oleh genersi selanjutnya sehingga tidak punah dan tetap dilestarikan oleh anak cucunya.

Dalam hal ini PT Timah senantiasa mensupport kegiatan tersebut, terlebih bagi mereka masyarakat disekitar wilayah operasionalnya karena menyangkut budaya kearifan local.

BACA :  PT Timah Lakukan Pelatihan Budidaya Kepiting Bagi Masyarakat Nelayan

“Semoga kedepan kegiatan seperti ini dapat di explore lebih baik lagi sehingga dapat dijadikan agenda tahunan untuk menarik wisatawan,” ungkap Bambang.

Sementara itu, Supianto selaku ketua Nelayan KUB Batu Tuan Desa sawang Laut Kecamatan Kundur Barat mengucapakan terimakasihnya atas kehadiran GM PT Timah Wilayah Kepri dan Riau yang berkesempatan mengikuti rangkaian sedekah laut tersebut.

“Terimakasih kepada  PT Timah yang senantiasa mensupport setiap kegiatan masyarakat nelayan, khususnya kelompok nelayan Batu Tuan serta nelayan disekitar wilayah operasionalnya”, pungkasnya.*