gaji-besar-ilustrasi
gaji-besar-ilustrasi

Kundurnews –  Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, menilai gaji pegawai pajak saat ini sudah baik sehingga tidak ada alasan untuk melakukan tindak korupsi.

“Kalau dibandingkan dengan kementerian secara umum, (gaji) pajak relatif baik. Memang kalau dibandingkan swasta, masih kalah,” kata Darmin di Jakarta, Jumat (25/11/2016).

Oleh karena itu, kata dia, dilakukan pembentukan tim reformasi perpajakan bertujuan untuk melakukan evaluasi atas pelaksanaan reformasi sistem perpajakan yang saat ini masih menimbulkan celah terjadinya korupsi. “Situasi sekarang ini tidak terlalu bagus kemampuannya, seperti pada waktu dilaksanakan reformasi pajak (pada Juni 2009). Jadi ini sebetulnya lebih kurang untuk mencoba melihat kembali,” ujarnya.

Darmin mengatakan evaluasi ini diperlukan agar reformasi sistem perpajakan tidak lagi melahirkan upaya penyelewengan dan pelanggaran hukum lainnya, yang bisa memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap kinerja institusi pajak maupun bea cukai.

“Tentu saja tidak perlu dari nol, karena dulu sudah dimulai dengan restrukturisasi DJP melalui penciptaan account representative dan penyatuan kantor pajak di daerah di bawah Kantor Pelayanan Pajak (KPP),” ujarnya.

Terkait masih adanya pegawai pajak yang masih berperilaku korup, Darmin menilai pembenahan organisasi pajak harus dilakukan melalui pemanfaatan teknologi informasi, dalam memperkuat tata kelola untuk pembenahan administrasi serta memperbaiki manajemen sumber daya manusia.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berkomitmen secara konsisten untuk melakukan pembersihan terhadap pegawai Kementerian Keuangan yang melakukan tindakan korupsi. “Kalau beberapa fungsi dianggap ada kerawanan, bahkan mulai ada masukan dari masyarakat, kami akan langsung menindaklanjuti. Kami tidak mau menunggu sampai orang ini tertangkap tangan,” katanya.

Sri Mulyani memastikan kinerja maupun integritas pegawai Kementerian Keuangan tidak akan terpengaruh oleh kejadian penangkapan pejabat eselon III Direktorat Jenderal Pajak oleh KPK karena diduga menerima suap.

“Tidak akan terpengaruh karena sebagian besar aparat kita sangat bangga melakukan tugasnya selama ini. Malah sebagian besar yang memiliki komitmen terhadap tugasnya akan kecewa kepada orang-orang ini. Oleh karena itu semakin cepat dibersihkan akan semakin baik,” tegasnya.*

 

(harianterbit)