Perampok Sadis Pulomas 3 Berhasil di Tangkap 1 Masih Buron

Html code here! Replace this with any non empty text and that's it.

Kundurnews – Jakarta. Setelah menangkap dua orang, polisi kembali menangkap satu orang lagi tersangka perampokan dan pembunuhan sadis Pulomas, Jakarta Timur, Alfins Bernius Sinaga, di Jakarta Rabu malam (28/12). Dengan demikian, anggota gabungan Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Timur dan Polres Kota Depok sudah menangkap tiga pelaku perampokan dan pembunuhan sadis yang menewaskan enam orang itu.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Rudy Nugroho mengatakan, polisi melumpuhkan Alfins dengan senjata api karena tersangka melawan untuk melarikan diri saat dilakukan penangkapan.

Polisi meringkus Alfins di kawasan Villamas Indah Blok C Bekasi Utara Jawa Barat pada Rabu petang usai penangkapan terhadap dua tersangka lain, yakni Ramlan Butarbutar dan Erwin Situmorang. Erwin tewas setelah kakinya tertembak,” kata Rudy  di Jakarta Rabu malam (2/12/2016) yang dilansir harianterbit.

Saat ini petugas gabungan telah menangkap tiga pelaku pencurian dengan kekerasan tersebut, sedangkan seorang lainnya YP masih dalam pengejaran.

Sementara itu, adik Ramlan berinisial R alias Ucok diamankan untuk menjalani pemeriksaan intensif karena pria tersebut diduga menyembunyikan tersangka Ramlan dan Erwin di rumah Jalan Kalong Rawalumbu Bekasi Jawa Barat.

Enam korban meninggal pembunuhan Pulomas yakni pemilik rumah Dodi Triono (59) dan dua putrinya, Diona Arika Andra Putri (16) dan Dianita Gemma Dzalfayla (9). Kemudian teman Gemma, Amel, serta dua sopir pribadinya bernama Yanto dan Tasrok.

Sementara lima korban selamat dari pembunuhan Pulomas itu yakni, dua anak Dodi bernama Zanette Kalila Azaria (13) dan Fitriani (23). Serta tiga asisten rumah tangga bernama Emi (41), Santi (22), dan Windy (23).

Harus Hidup

Sementara itu, Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta kepada jajaran Polda Metro Jaya untuk menjaga pelaku perampokan rumah di Pulomas untuk tetap hidup.

“Saya bilang yang satu jangan sampai mati ini. Saya lihat udah setengah mati kan. Nah ini harus hidup supaya bisa berikan keterangan, supaya kita bisa gali lagi motifnya,” ujar Kapolri dalam sambutan rilis akhir tahun di Mabes Polri.Ke-halaman_Selanjutnya