Peraih Medali Perak, M. Fahrizan asal Anambas diarak sepanjang Jalan

M Fahrizan bersama Bupati Kepulauan Anambas dan Plh Sekda. Berarak menuju Kantor Bupati
M Fahrizan bersama Bupati Kepulauan Anambas dan Plh Sekda. Berarak menuju Kantor Bupati

Anambas – Peraih Medali Perak M. Fahrizan pada Kejuaraan Tarung Derajat Asia Tenggara (Southeast Championship) Ke-2 yang dilaksanakan  di Kuala Lumpur Malaysia, dari utusan Kepulauan Riau, Rabu (04/05) kepulanggannya di Kepulauan Anambas disambut Bupati Abdul Haris, dan Plh. Sekda KKA, Ketua KONI dan rombongan. Penyambutan digelar sederhana yang dilanjutkan arak arakan  dari pelabuhan Pelni hingga ke Kantor Bupati Kepulauan Anambas.

Dalam sambutannya Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas keberhasilan yang dicapai oleh M. Fahrizan yang merupakan kebanggaan bagi Bangsa Indonesia umumnya dan masyarakat Anambas khususnya, dengan harapan akan ada lagi putera daerah yang mengikuti langkah Fahrizan.

“Mudah-mudahan kedepannya ada lagi Muhammad Fahrizan yang mengikuti jejak beliau,”ungkap Haris.

Sebagai ucapan terima kasih dan penghargaan atas prestasi yang dicapai oleh M. Fahrizan, Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris atas nama Pemerintah dan masyarakat Kepulauan Anambas memberikan bonus berupa uang tunai senilai Rp 10 juta.

“Pemerintah dan masyarakat Kepulauan Anambas sangat bangga dan sangat berterima kasih atas keberhasilan yang telah diraih oleh Fahrizan dengan memberikan medali perak, dengan harapan agar terus meningkatkan prestasi,”lanjut Abdul Haris.

Terkait status M. Fahrizan sebagai Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Satuan Polisi Pamongpraja, dengan prestasi luar biasa yang telah dicapainya, apakah memungkinkan untuk diusulkan menaikkan statusnya menjadi PNS/ASN, Abdul Haris tidak dapat memastikannya, karena untuk menjadi PNS ada prosedurnya sendiri tanpa memandang prestasi yang telah dicapanya.

“Untuk khusus menjadikannya sebagai PNS ada mekanisme yang harus dilalui, saya tidak berani berjanji yang tidak bisa saya lakukan karena ini berhubungan dengan Pemerintah Pusat”, ungkap Haris. *(FD)