Bupati Karimun Aunur Rafiq saat meninjau UNBK di SMK Vidia Sasana Kecamatan Karimun, Senin (2/4).
Bupati Karimun Aunur Rafiq saat meninjau UNBK di SMK Vidia Sasana Kecamatan Karimun, Senin (2/4).

KARIMUN – Bupati Karimun Aunur Rafiq menargetkan agar semua Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Karimun dapat menjadi lulusan terbaik di Provinsi Kepri. Terlebih ujian yang diikuti tahun ini hanya empat SMK di Kabupaten Karimun yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan semuanya merupakan sekolah swasta.

“Memang kewenangan SMA sederajat yang didalamnya ada SMA, MA, SMK itu merupakan tanggungjawab Provinsi, tapi anak-anak ini merupakan anak Kabupaten Karimun yang sekolahnya berada di wilayah kita. Kita punya ikatan emosional, makanya saya datang hari ini bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Bakri Hasyim meninjau langsung jalannya UNBK di SMK Vidia Sasana ini,” kata Rafiq usai meninjau UNBK di SMK Vidia Sasana Kecamatan Karimun, Senin (2/4).

Dalam kesempatan itu Rafiq meminta agar para siswa SMK dapat lulus 100 persen. Meski secara teknis lagi-lagi merupakan kebijakan dari Provinsi, namun baik dan buruknya para anak didik tersebut merupakan anak-anak Karimun.

“Hari ini juga dilaksanakan serentak Ujian Nasional Berbasi pensil dan kertas (UNBPK) di empat SMK negeri di Kabupaten Karimun yang dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB hari ini secara serentak. Maka kita juga berharap semuanya dapat nilai yang memauskan dan harus lulus dengan predikat memuaskan,” harap Rafiq.

Sementara, Kepala SMK Vidia Sasana, Sri Rayahu mengatakan, jumlah keseluruhan anak didiknya yang mengikuti UNBK sebanyak 52 orang, 26 diantaranya adalah siswa laki-laki.

“Kita punya 30 perangkat komputer, 26 yang dikunakan untuk peserta UNBK sisanya empat lagi sebagai cadangan kalau ada perangkat yang eror. Jadi ujian kami gelar dua sesi. Sesi kedua nanti dimulai pukul 10.30 WIB dan mata pelajaran yang diujikan hari ini adalah Bahasa Indonesia,” kata Sri.

SMK Vidia Sasana menurutnya, telah melakukan berbagai macam persiapan. Mulai dari tiga kali simulasi UNBK dan satu kali gladi bersih UNBK. Hasil adalah memuaskan, dengan kata lain para siswanya dinilai sudah sangat siap mengikuti UNBK.

Sedangkan mata pelajaran yang diujiankan pada Senin (2/4) Bahasa Indonesia, Selasa Matematika, Rabu Bahasa Inggris dan Kamis Teknik Kejuruan.(*)