KARIMUN – Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole mendatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karimun, di Gedung Nasional, Selasa (28/07/26).

Perjanjian tersebut turut melibatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karimun, serta seluruh Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Karimun.

Selain penandatanganan kerjasama, Rocky Marciano Bawole juge melaunching inovasi Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN), untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat. Langkah strategis ini dirancang sebagai benteng pertahanan dini bagi para pelajar di Kabupaten Karimun.

‎Dalam kesempatan itu Rocky Marciano Bawole menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi, kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi program visioner ini.

Ia menegaskan, ancaman narkoba saat ini sudah sangat mengkhawatirkan dan berpotensi merusak masa depan generasi bangsa jika tidak ditangani secara kolektif.

“Anak-anak kita di tingkat SMP berada pada usia yang sangat rentan terhadap pengaruh lingkungan. Melalui kehadiran kurikulum IKAN ini, kita tidak hanya sekadar memberikan himbauan, tapi juga menanamkan nilai-nilai antinarkoba secara terstruktur, sistematis, dan berkelanjutan langsung di dalam ruang kelas,” ujar Rocky Marciano Bawole.

Ditambahkannya, penandatanganan PKS P4GN ini harus menjadi komitmen nyata, yang diimplementasikan di lapangan dan bukan sekadar seremonial di atas kertas.

Ditegaskan Rocky Marciano Bawole, para Kepala Sekolah dan para guru diharapkan mampu menjadi garda terdepan, dalam mengawasi serta mengedukasi siswa.

“‎Program Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) ini nantinya akan menyisipkan materi-materi edukasi, mengenai bahaya narkotika kedalam mata pelajaran yang sudah ada, sehingga para siswa dapat memahami dampak buruk narkoba, tanpa harus membebani mereka dengan mata pelajaran baru,” pungkasnya.(*)

Previous articleWabup Karimun Tinjau Sarana Prasarana di Wilayah 3T, Pendidikan dan Konektifitas Tetap Prioritas Pembangunan
Next articlePasokan Hewan Ternak ke Kepri Dinilai Tinggi, Ranperda Penyelenggaraan Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinilai Perlu