Pasien saat berobat ke Rumah Sakit Apung (RSA) Nusa Waluya II
Pasien saat berobat ke Rumah Sakit Apung (RSA) Nusa Waluya II

Tanjungbatu – Masyarakat yang berobat ke Rumah Sakit Apung (RSA) Nusa Waluya II, semakin hari semakin ramai, satu harinya sudah hampir mencapai 300 pasien. Untuk menjaga protokol kesehatan (prokes), pihak Rumah Sakit membatasi jumlah kunjungan, 150 orang per hari, dari hari senin hingga Jum’at, dan hari Sabtu hanya 75 pasien.

Mulai hari Senin ini, 05 Juli 2021, nomor antrian pasien dimulai dari angka 01 sampai dengan nomor 150, 75 pasien pagi dan 75 pasien dimulai siang hari. Kemudian lanjut pada hari Selasa dengan nomor antrian dari angka 151 sampai nomor 300, Rabu dari 301 hingga 450 dan Kamis 451 dan seterusnya hingga ribuan nomor antrian.

BACA :  Rumah Sakit Apung (RSA) Di Kundur Dibanjiri Masyarakat yang Hendak Berobat

Nomor antrian tidak berlaku bagi pasien darurat, seperti melahirkan atau darurat lainnya. Untuk darurat pihak RSA di pelabuhan Airud/SPN itu tetap melayani pasien kapanpun.

Kepala RSA, Dr. Ivan Relnaldo Lubis mengatakan, disamping untuk menjaga prokes, hal ini untuk kenyamanan masyarakat yang hendak berobat, jadi tidak menunggu berlama-lama di Rumah Sakit. Tinggal datang ambil nomor antrian, dan datang kedua kalinya dengan memperkirakan kapan jadwal tindakan.

BACA :  Banyaknya Pasien, Hingga Lelah, Tenaga Medis Rumah Sakit Apung (RSA) Semakin Bersemangat

Dalam membantu kesibukan di RSA, pihak pemerintah Desa Sungai Sebesi Kecamatan Kundur telah menempatkan beberapa staf desa di RSA dalam membantu nomor antrian. Jadi, tak ada lagi masyarakat yang datang di subuh hari.

“Subuh hari mereka sudah datang ambil nomor antrian. Kemarin jam 04:30 sudah ada,” ujar salahsatu Nakes di RSA, Kamis (01/07/2021).

BACA :  Banyaknya Pasien, Hingga Lelah, Tenaga Medis Rumah Sakit Apung (RSA) Semakin Bersemangat

Kepala desa Sei Sebesi, Nazarudin, membenarkan pihaknya akan mengutus salah seorang atau beberapa stafnya untuk membantu proses pendaftaran atau pengambilan nomor antrian tersebut.

“Benar kami akan menempatan beberapa staf untuk ditempatkan di RSA, untuk membantu masyarakat sekaligus dapat membantu nakes di RSA, agar proses perobatan semakin lancar,” tukasnya.

Diketahui, proses pengambilan nomor antrian dimulai dari pukul 07:30 WIB hingga pulul 14:00 WIB, setiap hari kecuali libur.*

Previous articleDelvy Kost, Kamar Kost Putri di Tembilahan, Fasilitas Nyaman dan Harga Terjangkau
Next articleHari Bhayangkara ke 75, Upacara Secara Virtual di Lobi Mapolres Kepulauan Anambas